<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>GKJW Jemaat Surabaya</title>
	<atom:link href="http://gkjwsby.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gkjwsby.wordpress.com</link>
	<description>blog resmi GKJW Jemaat Suabaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Dec 2011 04:32:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='gkjwsby.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>GKJW Jemaat Surabaya</title>
		<link>http://gkjwsby.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://gkjwsby.wordpress.com/osd.xml" title="GKJW Jemaat Surabaya" />
	<atom:link rel='hub' href='http://gkjwsby.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>MENGUCAP SYUKUR KARENA LEBIH MISKIN</title>
		<link>http://gkjwsby.wordpress.com/2011/01/24/mengucap-syukur-karena-lebih-miskin/</link>
		<comments>http://gkjwsby.wordpress.com/2011/01/24/mengucap-syukur-karena-lebih-miskin/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Jan 2011 02:46:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eko Ashari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilustrasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gkjwsby.wordpress.com/?p=454</guid>
		<description><![CDATA[MENGUCAP SYUKUR KARENA LEBIH MISKIN Setelah kembali dari perjalanan mereka, si ayah menanyai anaknya : “Bagaimana perjalanannya nak?”. “Perjalanan yang hebat, yah”. “Sudahkah kamu melihat betapa miskinnya orang-orang hidup?,” Si bapak bertanya. “O tentu saja,” jawab si anak. “Sekarang ceritakan, apa yang kamu pelajari dari perjalanan itu,” kata si bapak. Si anak menjawab :Satu hari, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkjwsby.wordpress.com&amp;blog=5599810&amp;post=454&amp;subd=gkjwsby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MENGUCAP SYUKUR KARENA LEBIH MISKIN</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://gkjwsby.files.wordpress.com/2011/01/anjal.jpg"><img class="size-medium wp-image-455 alignleft" title="anjal" src="http://gkjwsby.files.wordpress.com/2011/01/anjal.jpg?w=215&#038;h=299" alt="" width="215" height="299" /></a>Setelah kembali dari perjalanan mereka, si ayah menanyai anaknya : “Bagaimana perjalanannya nak?”. “Perjalanan yang hebat, yah”. “Sudahkah kamu melihat betapa miskinnya orang-orang hidup?,” Si bapak bertanya. “O tentu saja,” jawab si anak. “Sekarang ceritakan, apa yang kamu pelajari dari perjalanan itu,” kata si bapak. Si anak menjawab :Satu hari, seorang ayah yang berasal dari keluarga kaya membawa anaknya dalam satu perjalanan keliling negeri dengan tujuan memperlihatkan pada si anak bagaimana miskinnya kehidupan orang-orang disekitarnya. Mereka lalu menghabiskan beberapa hari di sebuah rumah pertanian yang dianggap si ayah dimiliki keluarga yang amat miskin.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya melihat bahwa kita punya satu anjing, tapi mereka punya empat anjing. Kita punya kolam renang yang panjangnya sampai pertengahan taman kita, tapi mereka punya anak sungai yang tidak ada ujungnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita mendatangkan lampu-lampu untuk taman kita, tapi mereka memiliki cahaya bintang di malam hari. Teras tempat kita duduk-duduk membentang hingga halaman depan, sedang teras mereka adalah horizon yang luas. Kita punya tanah sempit untuk tinggal, tapi mereka punya ladang sejauh mata memandang. Kita punya pembantu yang melayani kita, tapi mereka melayani satu sama lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita beli makanan kita, tapi mereka menumbuhkan makanan sendiri. Kita punya tembok disekeliling rumah untuk melindungi kita, sedangkan mereka punya teman-teman untuk melindungi mereka. Ayah si anak hanya bisa bungkam.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu si anak menambahkan kata-katanya : “Ayah, terima kasih sudah menunjukkan betapa MISKIN-nya kita”. Bukankah itu adalah perspektif yang sangat indah?. Membuat anda bertanya-tanya apa yang akan terjadi bila kita semua mengucap syukur untuk semua yang kita miliki, daripada kuatir tentang apa yang tidak kita miliki. Hargailah setiap hal yang anda miliki. Hargai setiap teman anda. Karena kita hidup tidak sendiri melainkan banyak orang di sekitar kita yang membutuhkan kita dan yang menolong kita. Tuhan memberkati.</p>
<p><strong><em>(Kiriman : Riska Paramityasari, Pembina KPAR).</em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gkjwsby.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gkjwsby.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gkjwsby.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gkjwsby.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gkjwsby.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gkjwsby.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gkjwsby.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gkjwsby.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gkjwsby.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gkjwsby.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gkjwsby.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gkjwsby.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gkjwsby.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gkjwsby.wordpress.com/454/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkjwsby.wordpress.com&amp;blog=5599810&amp;post=454&amp;subd=gkjwsby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gkjwsby.wordpress.com/2011/01/24/mengucap-syukur-karena-lebih-miskin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c250e98b2abe05584031aeff048528c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">Nughy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gkjwsby.files.wordpress.com/2011/01/anjal.jpg?w=215" medium="image">
			<media:title type="html">anjal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>“HIDUP UNTUK BERUBAH&#8221;</title>
		<link>http://gkjwsby.wordpress.com/2011/01/24/%e2%80%9chidup-untuk-berubah/</link>
		<comments>http://gkjwsby.wordpress.com/2011/01/24/%e2%80%9chidup-untuk-berubah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Jan 2011 01:05:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eko Ashari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gkjwsby.wordpress.com/?p=448</guid>
		<description><![CDATA[“HIDUP UNTUK BERUBAH&#8221; Saudaraku yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, Jika kita perhatikan rencana Tuhan Yesus untuk datang ke daerah Tirus dan Sidon, hal ini menunjukkan betapa pentingnya untuk memaknai proses pencerahan sekaligus pemahaman untuk menjadi murid Tuhan Yesus yang setia dan mampu menjalankan perintah-Nya. Guna mewujudkan misi mulia tsb, Tuhan Yesus mengajak para murid mencari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkjwsby.wordpress.com&amp;blog=5599810&amp;post=448&amp;subd=gkjwsby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="text-decoration:underline;">“HIDUP UNTUK BERUBAH&#8221;</span></strong></p>
<p>Saudaraku yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus,</p>
<p>Jika kita perhatikan rencana Tuhan Yesus untuk datang ke daerah Tirus dan Sidon, hal ini menunjukkan betapa pentingnya untuk memaknai proses pencerahan sekaligus pemahaman untuk menjadi murid Tuhan Yesus yang setia dan mampu menjalankan perintah-Nya. Guna mewujudkan misi mulia tsb, Tuhan Yesus mengajak para murid mencari tempat yang tenang dan tidak menjadi perhatian orang lain. Dengan kata lain tidak diganggu oleh orang banyak yang mencari-Nya (suasana kondusif).</p>
<p>Tetapi pada waktu itu berita tentang perbuatan ajaib Tuhan Yesus sudah tersiar diluar batas negeri orang Yahudi. Walaupun Tuhan Yesus tidak berkhotbah dimuka orang selama la berada di daerah Tirus dan Sidon, seorang perempuan Kanaan dari daerah itu mulai insaf, bahwa Yesus sangat terkenal karena pertolongan-Nya kepada orang-orang sakit dan kuasa lainnya. Perempuan Kanaan itu mencoba untuk memperjuangkan harga dirinya yang sudah terlanjur mendapat sebutan orang yang tidak mengenal ajaran Tuhan Yesus atau sering disebut orang Kafir. Dia mendekat dan menyembah Dia sambil berkata, &#8220;Tuhan, tolonglah aku&#8221; (ay.25) meski perempuan itu menyadari bahwa dia tidak pantas datang kepada Yesus anak Daud (ay.23-24). Untuk kesekian kalinya, dia berseru dengan segala kerendahan dirinya untuk memperoleh kuasa penyembuhan agar anak perempuannya yang kerasukan setan itu bisa sembuh.</p>
<p>Adalah hal yang sangat mengharukan bagi Tuhan Yesus, ketika perempuan itu menyebut Tuhan Yesus dengan gelar &#8216;anak Daud&#8217; yang berarti Raja Mesias dari keturunan Daud. Pernyataan perempuan ini merupakan bentuk <em>totalitas </em>diri untuk mendapatkan hak yang sama, balk di mata Tuhan Yesus maupun terhadap sesamanya, maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya, &#8220;Hai ibu, besar imanmu dan jadilah kepadamu seperti yang kau kehendaki&#8221;. Seketika itu pula anaknya sembuh (ay.28)</p>
<p>Saudaraku yang dikasihi Tuhan Yesus, dari sumber perikop ini, pemahaman apa yang dapat kita jadikan sebagai tolak ukur ketika kita sudah menyatakan diri kita sebagai murid Tuhan Yesus? Tentunya dinamika kehidupan kita saat ini dan masa yang akan datang semakin serba sulit karena berbagai tantangan yang harus kita jalani sebagai konsekuensi logis dari era globalisasi, dan &#8220;Hidup adalah Pilihan&#8221;. Tentunya pilihan untuk berubah, Tuhan Yesus membuka diri-Nya bagi siapa saja yang mau datang kepada-Nya dengan segala beban pergumulan hiclup yang senantiasa mewarnai kehidupan ini.</p>
<p>Oleh karena itu penyerahan diri secara total dihadapan Tuhan Yesus sangatlah mendasar untuk menjadikan diri kita mau dipakai Tuhan sebagai alat-Nya, guna mewartakan berita sukacita Tuhan Yesus. Kiranya renungan ini dapat kita jadikan inspirasi di tahun 2011, agar kehidupan kita pada masa kini dan yang akan datang lebih bermakna dan menjadi berkat bagi orang lain. Amin.</p>
<p><strong><em>(S</em></strong><strong><em>umber : Pnt. Maudy Darminto, Wk.Ket. 1 PHMJ).</em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gkjwsby.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gkjwsby.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gkjwsby.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gkjwsby.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gkjwsby.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gkjwsby.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gkjwsby.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gkjwsby.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gkjwsby.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gkjwsby.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gkjwsby.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gkjwsby.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gkjwsby.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gkjwsby.wordpress.com/448/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkjwsby.wordpress.com&amp;blog=5599810&amp;post=448&amp;subd=gkjwsby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gkjwsby.wordpress.com/2011/01/24/%e2%80%9chidup-untuk-berubah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c250e98b2abe05584031aeff048528c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">Nughy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Benarkah Nubuat Yesus sudah Digenapi ?!</title>
		<link>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/04/16/benarkah-nubuat-yesus-sudah-digenapi/</link>
		<comments>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/04/16/benarkah-nubuat-yesus-sudah-digenapi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 14:37:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eko Ashari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Refleksi PASKAH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gkjwsby.wordpress.com/?p=427</guid>
		<description><![CDATA[(re-presented by Bowo MH, Sekretaris I PHMJ) Pengantar Siapakah YESUS ? Apa yang membedakan-Nya dari Para Pemimpin agama, Nabi atau Filsuf besar yang kita kenal ? Istilah yang tepat untuk menggambarkan Yesus adalah “ KEUNIKAN-NYA !!! ”. Perkataan-Nya unik. Pernyataan-Nya mengenai diri-Nya sendiri unik. Mujizat-mujizat yang dibuat-Nya unik. Dan pengaruhNya pada dunia tidak akan pernah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkjwsby.wordpress.com&amp;blog=5599810&amp;post=427&amp;subd=gkjwsby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong></strong><strong>(re-presented by Bowo MH, Sekretaris I PHMJ)</strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></p>
<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	mso-layout-grid-align:none; 	text-autospace:none; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	color:black; 	mso-fareast-language:JA;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-right:3.7pt; 	line-height:150%;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:678046766; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:603719226 67698699 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l0:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l1 	{mso-list-id:921842228; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:2007944006 67698699 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l1:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l2 	{mso-list-id:1156603666; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1673546858 67698699 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l2:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l3 	{mso-list-id:1245649516; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-573561682 -178096004 67698699 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l3:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-weight:bold;} @list l3:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:3.7pt; 	mso-para-margin-bottom:0cm; 	mso-para-margin-left:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	line-height:150%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} --> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></p>
<p><!--[if !mso]&gt; &lt;!  v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} --> <!--[endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	mso-layout-grid-align:none; 	text-autospace:none; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	color:black; 	mso-fareast-language:JA;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-right:3.7pt; 	line-height:150%;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:678046766; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:603719226 67698699 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l0:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l1 	{mso-list-id:921842228; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:2007944006 67698699 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l1:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l2 	{mso-list-id:1156603666; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1673546858 67698699 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l2:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l3 	{mso-list-id:1245649516; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-573561682 -178096004 67698699 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l3:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-weight:bold;} @list l3:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --></p>
<p><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:3.7pt; 	mso-para-margin-bottom:0cm; 	mso-para-margin-left:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	line-height:150%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} --> <!--[endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	mso-layout-grid-align:none; 	text-autospace:none; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	color:black; 	mso-fareast-language:JA;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-right:3.7pt; 	line-height:150%;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:678046766; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:603719226 67698699 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l0:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l1 	{mso-list-id:921842228; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:2007944006 67698699 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l1:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l2 	{mso-list-id:1156603666; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1673546858 67698699 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l2:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l3 	{mso-list-id:1245649516; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-573561682 -178096004 67698699 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l3:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-weight:bold;} @list l3:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --></p>
<p><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:3.7pt; 	mso-para-margin-bottom:0cm; 	mso-para-margin-left:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	line-height:150%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Pengantar</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:.2pt;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Siapakah YESUS ? <span>Apa yang membedakan-Nya dari Para Pemimpin agama, Nabi atau Filsuf besar yang kita kenal ? Istilah yang tepat untuk menggambarkan Yesus adalah “ KEUNIKAN-NYA !!! ”. Perkataan-Nya unik. Pernyataan-Nya mengenai diri-Nya sendiri unik. Mujizat-mujizat yang dibuat-Nya unik. Dan pengaruhNya pada dunia tidak akan pernah dapat disamai oleh orang lain. Yesus bukan manusia biasa. Ia bukan hanya seorang guru, rabi atau bahkan nabi yang besar. Dapat dikatakan bahwa Ia adalah semuanya itu, malahan jauh lebih besar dari pada itu. Berbeda dengan pemimpin agama lain yang ada sebelum ataupun sesudah Dia, Yesus tidak saja berbicara tentang kasih dan Allah; Dialah kasih itu sendiri, dan Dia adalah Anak Allah !</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Salah satu aspek yang menonjol dan unik adalah bahwa hidup Yesus menggenapi beratus-ratus ramalan dan nubuat yang tertulis dalam Alkitab, yang diucapkan oleh nabi-nabi dan pelihat-pelihat pada jaman dahulu. Banyak di antaranya diberikan beberapa abad sebelum Ia dilahirkan. Nubuat-nubuat ini memberikan gambaran yang rinci tentang kelahiran, kehidupan dan kematian-Nya. Itulah sesuatu yang tidak mungkin digenapi oleh seorang manusia biasa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Dalam kitab-kitab pertama dari Alkitab dapat ditemukan lebih dari 300 ramalan tentang “Mesias” atau “Penebus”. Penemuan benda-benda bersejarah <span> </span>dari manuskrip Perjanjian Lama kuno pada abad ke 20 membuktikan bahwa nubuat2 itu benar2 ditulis berabad-abad sebelum Yesus lahir. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Apa Buktinya ?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Berikut beberapa bukti penemuan sejarah Alkitab di antaranya : <span id="more-427"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-36pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Wingdings;" lang="SV"><span>Ø<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">DILAHIRKAN OLEH SEORANG PERAWAN</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Pada tahun 750 sebelum Masehi nabi Yesaya bernubuat : <em>‘Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki’ </em><span>( </span>Yesaya 7: 14)<span>.<em> </em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Buktinya :</span></span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> </span><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"><span> </span>7,5 abad kemudian seorang gadis muda di Israel yang bernama Maria didatangi malaikat yang memberitahukan kepadanya bahwa ia akan melahirkan seorang Anak laki-laki. <strong><span style="text-decoration:underline;">Injil Lukas mencatat bahwa</span> :</strong> Maria bertanya pada malaikat itu, bagaimana itu bisa terjadi karena ia belum bersuami.<span style="text-decoration:underline;"> </span>Dan malaikat itu menjawab dia, <em>“Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah“<span> </span></em>(Lukas 1: 26-35).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-36pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Wingdings;" lang="SV"><span>Ø<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">TEMPAT KELAHIRAN</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">700 tahun sebelum kelahiran Yesus, nabi Mikha sudah menubuatkan di kota mana tepatnya Mesias akan dilahirkan:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><em><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">“Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum2 Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala&#8221; (Mikha 5:2).</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Meskipun Yusuf dan Maria tinggal di Nazaret, Israel utara, mereka terpaksa mengadakan perjalanan ke Betlehem pada waktu Maria hamil tua, supaya ikut mengambil bagian dalam sensus di seluruh negeri. </span><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Pada waktu mereka berada di Betlehem itulah Yesus dilahirkan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-36pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Wingdings;" lang="SV"><span>Ø<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">PROSESI KEMENANGAN MASUK KE YERUSALEM</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Oleh kuasa Roh Tuhan, nabi Zakharia menyuruh orang-orang: <em>“Bersorak2lah dengan nyaring, hai puteri <span style="text-decoration:underline;">Sion</span>, bersorak-sorailah, hai puteri YERUSALEM ! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan <span style="text-decoration:underline;">mengendarai seekor keledai</span>, seekor keledai beban yang muda.”<span> </span></em>( Zakharia 9 : 9 , ditulis 450 tahun S.M.)</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"><span style="text-decoration:none;"> </span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Wingdings;" lang="SV"><span>Ø<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">LIMA HARI</span></span></strong><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> SEBELUM <span style="text-decoration:underline;">DISALIBKAN</span>, YESUS KEMBALI KE<span> </span><span style="text-decoration:underline;">YERUSALEM</span> </span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"><span> </span>dan menyuruh murid-murid-Nya, <em>“Pergilah ke kampung yang di depanmu itu, dan di situ kamu akan segera menemukan seekor <span style="text-decoration:underline;">keledai</span> </em>betina tertambat dan anaknya<em> ada di dekatnya. Lepaskanlah keledai itu dan bawalah keduanya kepada-Ku&#8230;..Maka pergilah murid-murid itu dan berbuat seperti yang ditugaskan Yesus kepada mereka. <strong>MEREKA MEMBAWA <span style="text-decoration:underline;">KELEDAI</span> BETINA ITU BERSAMA ANAKNYA, &#8230; DAN YESUS PUN <span style="text-decoration:underline;">NAIK KE ATASNYA </span>&#8230; DAN <span style="text-decoration:underline;">ORANG BANYAK</span> YANG BER-JALAN DI DEPAN YESUS DAN YANG MENGIKUTINYA DARI BELAKANG <span style="text-decoration:underline;">BERSERU</span>, KATANYA: <span style="text-decoration:underline;">HOSANA</span></strong> bagi Anak Daud, <span style="text-decoration:underline;">DIBERKATILAH</span></em> <em>Dia yang datang dalam nama Tuhan.”</em> ( Mat.21:2-10 )<em></em></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-36pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Wingdings;" lang="SV"><span>Ø<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">PENGKHIANATAN</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Pada tahun 487 S.M. nabi Zakharia menulis</span></span><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> : <em>“Lalu aku berkata kepada mereka, ‘Jika itu kamu anggap baik, beri- kanlah upahku, dan jika tidak, biarkanlah !&#8217;. Maka mereka membayar upahku dengan menimbang <strong>30 uang perak</strong>.&#8221; (Zakharia 11:12)</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Di dalam Perjanjian Baru dikatakan</span></span><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> : sebelum Yesus ditangkap oleh musuh-musuh-Nya, Yudas Iskariot pergi kepada imam-imam kepala dan berkata, <em>&#8216;Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu ?&#8217; . Mereka membayar <strong>tiga puluh uang perak</strong> kepadanya.</em> (Matius 26:14-15).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Bayangkan !<span> </span>500 tahun sebelum peristiwa itu terjadi, Zakharia, nabi Allah, menubuatkan dengan tepat nilai yang dibayar oleh musuh-musuh Yesus kepada muridNya yang berkhianat, yaitu Yudas !</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-36pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Wingdings;" lang="SV"><span>Ø<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">YESUS DIADILI</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 70.5pt .0001pt 18pt;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Nubuat :</span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> <em>“Sesudah Penahanan dan Penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya ?. Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-KU ia kena tulah.“<span> </span></em>(Yesaya 53 : <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 70.5pt .0001pt 18pt;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Bandingkan :</span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> Pada proses pengadilan Yesus, Pilatus bertanya kepada orang Yahudi,<em>“ ’Maukah kamu, supaya aku membebaskan raja orang Yahudi bagimu ?’ Mereka berteriak pula: ‘Jangan Dia, melainkan Barabas !’ &#8220;</em> (Yoh.18 : 39) . Sesudah Pilatus menanyai Yesus, keluar- lah ia mendapatkan orang Yahudi dan tiga kali menyatakan: <em>“<strong>Aku tidak mendapati kesalahan apapun pada-Nya</strong>.&#8221;</em> Kesimpulannya : Jelas sekali <strong>YESUS TIDAK BERSALAH </strong>atas semua tuduhan kepada-Nya, tetapi Ia harus menanggung dosa kita semua. (Yoh.18 : 38 ;<span> </span>19 : 4, 6 )</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-36pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Wingdings;" lang="SV"><span>Ø<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">PENYALIBAN</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:21.3pt;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Suatu nubuat lagi yang luar biasa mengenai Mesias diberikan oleh Daud, raja Israel, kira-kira pada tahun 1000 S.M. Di dalam <span style="text-decoration:underline;">nubuatnya</span> Daud memberikan rincian tentang kekejaman dan kematian penuh penderitaan yang tidak pernah dialaminya sendiri: <em>&#8220;Seperti air aku tercurah, dan segala tulangku terlepas dari sendinya; hatiku menjadi seperti lilin, hancur luluh di dalam dadaku&#8230; Sebab anjing-anjing mengerumuni aku, gerombolan penjahat mengepung aku, mereka menusuk tangan dan kakiku&#8230; Mereka membagi-bagi pakaianku di antara merreka, dan mereka membuang undi atas jubahku</em>.&#8221;(Mazmur 22:14-18).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Penjelasan :</span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Raja      Daud mati secara alamiah dalam keadaan damai, jadi ia tidak mungkin      berbicara tentang dirinya sendiri dalam ayat Alkitab itu. Tetapi sebagai      seorang nabi, secara luar biasa Daud menubuatkan dengan tepat keadaan yang      akan terjadi pada waktu kematian yang penuh penderitaan dari Mesias yang      disalibkan: <strong><em>&#8220;Seperti air aku tercurah &#8230; Hatiku menjadi      seperti lilin.&#8221;</em> </strong><span> </span>Yesus      tidak hanya mencurahkan hidupnya bagi kita secara rohani, tetapi dikatakan      bahwa segera setelah Ia mati, sementara masih tergantung di salib, salah      satu dari tentara Roma menusuk lambung-Nya dengan tombak, kemudian darah      dan air mengalir keluar. (lihat Yoh. 19:34.) </span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">&#8220;Segala tulangku terlepas dari sendinya.&#8221;</span></em></strong><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Ini      menggambarkan kengerian kematian disalib. Berat badan korban benar-benar      merenggut lengan-lengan-Nya keluar dari persendian.</span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">&#8220;Anjing2 mengerumuni aku, gerombolan penjahat      mengepung aku.&#8221;</span></em></strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"><span> </span>Dalam Perjanjian Baru disebutkan bahwa musuh-musuh Yesus, pemimpin-pemimpin      agama (orang Saduki dan Farisi) yang jahat dan penuh dendam, mengelilingi      Dia ketika Ia dipakukan di salib, sambil mengejek dan menghujat Dia (lMatius      27:39-44).</span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">&#8220;Mereka menusuk tangan dan kakiku.&#8221;</span></em></strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> Ini mungkin merupakan ramalan yang paling mencengangkan dari nubuat ini.      Orang-orang Yahudi pada jaman Daud tidak mempraktekkan penyaliban. Hukum      agama mereka menentukan supaya para penjahat dirajam sampai mati. Tetapi      Allah menunjukkan kepada nabi-Nya (= Daud), bagaimana Mesias akan mati dalam      10 abad kemudian, yaitu dihukum mati oleh kerajaan Roma (yang bahkan belum      ada pada jaman Daud). Orang Roma menghukum mati para penjahat dengan      penyaliban.</span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">&#8220;Mereka membagi-bagi pakaianku di antara      mereka, dan mereka membuang undi atas jubahku.&#8221;</span></em></strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> Ini penggenapan dari nubuat di dalam Injil ini: <em>&#8220;Sesudah prajurit-prajurit      itu menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian-Nya lalu membaginya      menjadi empat bagian untuk tiap-tiap prajurit satu bagian &#8211; dan jubahNya      juga mereka ambil. Jubah itu tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya satu      tenunan saja… mereka berkata…‘ Janganlah kita membaginya menjadi beberapa      potong, tetapi baiklah kita membuang undi untuk menentukan siapa yang      mendapatnya&#8217;&#8221;</em> (Yoh 19:23-24).</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;text-indent:-72pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Wingdings;"><span>Ø<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">PENUTUPAN PINTU GERBANG TIMUR</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Nubuat :</span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"> <em>&#8220;Kemudian ia membawa aku kembali ke pintu GERBANG luar dari TEMPAT KUDUS, yang menghadap ke TIMUR, gerbang ini TERTUTUP. Lalu Tuhan berfirman kepada-ku: ‘Pintu gerbang ini harus tetap tertutup, jangan dibuka dan JANGAN SEORANGPUN masuk dari situ, sebab TUHAN, ALLAH ISRAEL, SUDAH MASUK MELALUINYA, karena itu gerbang itu harus tetap TERTUTUP’.&#8221;(</em>Yehezkiel 44:1,2). Nubuat ini disampaikan oleh Yehezkiel pada tahun 572 S.M.)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Penggenapan :</span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"> Ketika Yesus (“Tuhan, Allah Israel&#8221;) diarak masuk ke Yerusalem dengan menunggang keledai beban muda, Ia datang dari bukit Zaitun dan masuk melalui GERBANG TIMUR Yerusalem (Mat. 21:9-12), gerbang yang membawa-Nya ke pelataran Bait Suci, seperti telah dikatakan, “pintu gerbang LUAR dari TEMPAT KUDUS, yang menghadap ke TIMUR.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Pada tahun 70 Masehi, kota Yerusalem dihancurkan dan tetap berupa puing-puing selama berabad-abad. Pada tahun 542 Sultan Sulaiman yang beragama Islam membangun kembali tembok-tembok kota. Orang-orang Yahudi yang menolak Yesus tetap percaya bahwa Mesias akan datang, dan akan masuk dengan prosesi kemenangan ke Yerusalem. Karena itu Sulaiman (untuk menghindari pembicaraan orang Yahudi tentang seorang Mesias dan kemudian memberontak), membangun TEMBOK pada gerbang timur sehingga sama sekali TERTUTUP. Tanpa sadar ia menggenapi nubuat kuno dari Yehezkiel: &#8220;Pintu gerbang itu harus tetap tertutup… sebab Tuhan (Yesus), Allah Israel, SUDAH MASUK melaluinya.&#8221; <strong>Pintu gerbang timur itu tetap tertutup sampai pada hari ini !</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-36pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Wingdings;"><span>Ø<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">YERUSALEM DIHANCURKAN SETELAH YESUS DISALIBKAN ! </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Nubuat :</span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"> <em>&#8220;Sesudah ke- 62 kali 7 masa itu akan disingkirkan seorang yang telah diurapi, padahal tidak ada salahnya apa-apa. Maka datanglah rakyat seorang raja memusnahkan kota (Yerusalem) dan tempat kudus itu (Bait Suci orang Yahudi)&#8221;&#8211;</em><strong>Daniel 9:26</strong>.<span> </span>Dengan perkataan lain, menurut nubuat itu, SETELAH kematian Mesias, kota Yerusalem DAN Bait Suci akan DIHANCURKAN ! . Benarkah demikian ?! <span> </span>Ya, itu terjadi hanya 40 tahun kemudian !</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Penggenapan :</span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"> Setelah Yesus mati (disalibkan pada tahun 30 M), bukan bagi diriNya sendiri tetapi bagi dosa DUNIA, apakah yang terjadi pada Yerusalem dan Bait Suci orang Yahudi ? Pada tahun 70 M, pasukan Roma dari kaisar Vespasian (“rakyat seorang raja&#8221;), di bawah pimpinan anaknya, jenderal Titus, masuk dan membakar habis kota Yerusalem dan menghancurkan sama sekali Bait Suci sehingga tidak satu batupun terletak di atas yang lain !.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;text-indent:18pt;" align="center"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Nubuat yang mengagumkan yang diucapkan Yesus 40 tahun sebelum bencana itu terjadi, </span></strong><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">telah digenapi dengan TEPAT !</span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"><span> </span>(Lihat Matius 24:1-2; Lukas 19:42-44;21:20-24.)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-36pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Wingdings;" lang="SV"><span>Ø<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">PENGUBURAN YESUS</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Nubuat : </span></strong><em><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">&#8220;Orang menempatkan <span style="text-decoration:underline;">KUBUR</span>nya di antara <span style="text-decoration:underline;">ORANG-ORANG FASIK</span>, dan dalam <span style="text-decoration:underline;">MATI</span>nya ia ada di antara <span style="text-decoration:underline;">penjahat-penjahat</span>.” atau dalam terjemahan bhs Inggris: ‘with the <strong><span style="text-decoration:underline;">RICH</span></strong> (orang kaya) in His <strong><span style="text-decoration:underline;">DEATH</span></strong>.’<span> </span>(Yesaya 53:9)</span></em><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Penggenapan : YESUS MATI SEBAGAI <span style="text-decoration:underline;">PENJAHAT</span> DI MATA DUNIA</span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">, karena ada<span> </span><em>“<strong>2</strong> <strong><span style="text-decoration:underline;">PENYAMUN</span> DISALIBKAN <span style="text-decoration:underline;">BERSAMA</span> DIA</strong>.&#8221;</em> (Mat. 27 : 38) Dan <span style="text-decoration:underline;">SETELAH</span> IA <span style="text-decoration:underline;">MATI</span> “datanglah <span style="text-decoration:underline;">SEORANG KAYA</span>, … bernama Yusuf…menghadap Pilatus dan meminta <span style="text-decoration:underline;">MAYAT YESUS.</span> <em>&#8230; Yusufpun mengambil mayat itu…lalu <span style="text-decoration:underline;">MEMBARINGKANNYA DI DALAM KUBURNYA</span> (kubur Yusuf sendiri) <span style="text-decoration:underline;">YANG BARU</span>…” </em><span> </span></span><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">(Matius 2 7: 57- 60)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-36pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Wingdings;"><span>Ø<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">KEBANGKITAN YESUS</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 -1.5pt .0001pt 14.2pt;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Nubuat :</span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"> <em>“Sebab Engkau tidak <span style="text-decoration:underline;">MENYERAHKAN</span> aku ke <span style="text-decoration:underline;">DUNIA ORANG MATI</span>, dan tidak membiarkan <span style="text-decoration:underline;">Orang Kudus-Mu</span> melihat <span style="text-decoration:underline;">KEBINASAAN</span>”<span> </span>(Mazmur 16:10). </em></span><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">KATA “DUNIA ORANG MATI” (‘hell’ dlm bhs Inggris) berasal dari kata Ibrani &#8220;<span style="text-decoration:underline;">SHEOL</span></span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">,<strong>&#8220;</strong> yang bisa berarti “<strong><span style="text-decoration:underline;">neraka</span></strong>” atau “<strong><span style="text-decoration:underline;">kubur</span></strong>”. Raja Daud yang memberikan nubuat ini, telah <strong><span style="text-decoration:underline;">mati</span></strong> dan <strong><span style="text-decoration:underline;">dikubur</span></strong>, dan dagingnya <strong><span style="text-decoration:underline;">membusuk</span></strong>. Tetapi Yesus dibangkitkan dari kubur dan neraka tiga hari setelah kematian-Nya.<span> </span>Ia <span style="text-decoration:underline;">tidak dibiarkan di dunia orang mati</span> (atau neraka) dan <span style="text-decoration:underline;">daging-Nya tidak membusuk</span> (terjemahan dari bhs Inggris:<span> </span>“neither [did] His <span style="text-decoration:underline;">flesh</span> see <span style="text-decoration:underline;">corruption</span>” = dagingNya tidak membusuk) Baca : Kisah 2: 27-31. Juga<em> </em>seperti yang dikatakan malaikat kepada orang-orang yang berdukacita yang datang ke kubur Yesus: <em>“Ia tidak ada di sini, Ia telah <span style="text-decoration:underline;">bangkit</span>. &#8230; Mengapa kamu mencari Dia yang <span style="text-decoration:underline;">hidup</span>, di antara orang mati ?” </em>(Lukas 24: 6,5)<em></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Sudah Cukupkah Kita Menerima bukti-bukti tersebut<span> </span>secara MENTAL dan INTELEKTUAL ?!</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Agar kita benar-benar yakin bahwa Yesus adalah Anak Allah seperti yang dikatakan-Nya, kita hanya perlu secara pribadi menguji Dia ! Mintalah Dia masuk ke dalam hati kita, mengampuni semua kesalahan yang telah kita perbuat, dan memenuhi hidup kita dengan kasih, damai sejahtera dan sukacita dari Dia. Dan Ia pasti akan melakukannya ! </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Kita hanya perlu berdoa:</span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> “Yesus, aku perlu kasihMu untuk menyucikanku dari kesalahan dan dosa-dosaku. Aku perlu terang-Mu untuk mengusir semua kegelapan. Aku perlu damai-Mu untuk memenuhi dan memuaskan hatiku. Sekarang aku membuka pintu hatiku dan minta Engkau masuk ke dalam hidupku dan berikanlah padaku karunia hidup yang kekal. Amin”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Penutup</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Tanpa uang dan senjata Yesus dari Nazaret menaklukkan berjuta-juta orang lebih banyak dari pada Alexander, Yulius Caesar dan Napoleon. Tanpa ilmu pengetahuan yang canggih dan belajar, Ia lebih banyak memberikan terang pada perkara-perkara manusiawi dan ilahi, dibandingkan semua ahli filsafat dan ilmu pengetahuan. Tanpa belajar bahasa di sekolah, Ia mengucapkan kata-kata kehidupan seperti yang belum pernah diucapkan orang sebelum dan sesudah Dia. Dan hasilnya jauh melebihi jangkauan Ahli Pidato, Juru Kampanye maupun Penyair manapun. Ia tidak pernah menulis satu kalimatpun, namun karena Dia, hingga kini tak terhitung berapa pena yang telah digerakkan. </span></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;color:black;" lang="SV">Bahkan Phillip Schaff – sejarahwan terkemuka menuliskan bahwa</span></span><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;color:black;" lang="SV"> : Dia menjadi tema pokok untuk banyak khotbah, pidato, diskusi, buku ajar, karya seni dan lagu pujian, lebih banyak dari pada semua orang besar dari zaman dahulu sampai zaman modern sekaligus.”<span> </span></span><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;color:black;">Selamat Paskah, Tuhan memberkati ! </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><strong><em></em></strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gkjwsby.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gkjwsby.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gkjwsby.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gkjwsby.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gkjwsby.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gkjwsby.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gkjwsby.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gkjwsby.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gkjwsby.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gkjwsby.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gkjwsby.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gkjwsby.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gkjwsby.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gkjwsby.wordpress.com/427/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkjwsby.wordpress.com&amp;blog=5599810&amp;post=427&amp;subd=gkjwsby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/04/16/benarkah-nubuat-yesus-sudah-digenapi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c250e98b2abe05584031aeff048528c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">Nughy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berbuat untuk perubahan</title>
		<link>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/04/10/berbuat-untuk-perubahan/</link>
		<comments>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/04/10/berbuat-untuk-perubahan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2009 18:36:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eko Ashari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gkjwsby.wordpress.com/?p=386</guid>
		<description><![CDATA[Bacaan : Matius 26:36-46 (Nats ayat 39) (oleh : Vik. Lantikaningrum Purbasari, S.Si) Ada beberapa sikap yang sering muncul ketika harus menjalani sesuatu hal yang baru dalam hidup kita. Ada yang takut saat harus menjalani hal-hal yang baru (takut harus bagaimana melakukannya, takut apa yang akan terjadi nanti, dll). Tetapi ada juga yang senang menghadapi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkjwsby.wordpress.com&amp;blog=5599810&amp;post=386&amp;subd=gkjwsby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	mso-layout-grid-align:none; 	text-autospace:none; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	color:black; 	mso-fareast-language:JA;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="font-size:11pt;"><a href="http://alkitab.otak.info/index.php?hal=lihatPasal&amp;injil=40&amp;pasal=26&amp;ayat=36#36" target="_blank">Bacaan : Matius 26:36-46</a> (<a href="http://alkitab.otak.info/index.php?hal=lihatPasal&amp;injil=40&amp;pasal=26&amp;ayat=39#39" target="_blank">Nats ayat 39</a>)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="font-size:11pt;"><strong>(oleh : Vik. Lantikaningrum Purbasari, S.Si)</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Ada</span><span style="font-size:11pt;"> beberapa sikap yang sering muncul ketika harus menjalani sesuatu hal yang baru dalam hidup kita. Ada yang takut saat harus menjalani hal-hal yang baru (takut harus bagaimana melakukannya, takut apa yang akan terjadi nanti, dll). Tetapi ada juga yang senang menghadapi sesuatu yang baru, karena menganggap hal tersebut sebagai suatu tantangan dan akan menyenangkan jika berhasil menjalaninya. Beragam reaksi dan ekspresi yang kita tunjukkan saat menghadapi hal yang baru yang harus dijalani, apalagi jika hal tersebut berhubungan dengan orang lain sesuai hasil akhir yang hendak dicapai. Tentu hal ini juga akan menjadi tantangan tersendiri, khususnya terkait tanggung jawab dan beban moral.<span id="more-386"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Demikian pula yang dialami Yesus dalam bacaan kita ini. Sebagai Anak Allah yang diutus ke dunia, tentu Yesus sudah mengetahui tugasnya untuk menyelamatkan manusia, yaitu dengan cara disalibkan untuk menanggung dosa-dosa dunia dan mengalahkan kuasa maut. Akan tetapi, walaupun Yesus sudah sangat mengetahui tugas perutusan-Nya ke dunia, penyaliban itu (secara manusiawi sebagai hal baru yang akan dijalani-Nya) tentu merupakan tugas yang berat bagi-Nya. Untuk itu, Yesus menyiapkan diri (dan juga murid-murid-Nya) untuk benar-benar siap menghadapi tugas tersebut. Diawali pada minggu palma (1 minggu sebelum hari raya Paska) yaitu saat Yesus di elu-elukan di Yerusalem dan kemudian Yesus mengingatkan murid-murid-Nya secara intens akan penderitaan dan kesengsaraan yang akan dialami oleh Yesus. Agar murid-murid dapat benar-benar siap menghadapi masa kesengsaraan dan penyaliban yang akan dialami oleh Yesus.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Masa-masa yang paling menegangkan bagi Yesus adalah masa 12 jam sebelum penyaliban. Setelah merayakan Perjamuan Malam, ketegangan dalam diri Yesus dimulai di taman Getsemani. Saat Dia menyendiri mengambil waktu khusus untuk berdoa, muncullah sisi manusia Yesus yang merasa bimbang dan takut untuk menghadapi tugas-Nya tersebut. Dituliskan dalam ay. 38 “&#8230; Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. &#8230;.” bahkan dalam Lukas 22:44 dituliskan bahwa “Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah”. Bisa kita bayangkan betapa berat pergumulan yang harus dihadapi oleh Yesus, sebagai manusia ketika harus menjalani penyiksaan dan penyaliban. Tentu sungguh berat sekali, tetapi jika hal tersebut tidak dijalani-Nya maka akan sia-sialah tujuan-Nya datang ke dunia. Sampai akhirnya Yesus mengatakan dalam ay. 39 “.. Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki”. Doa itu diucapkan Yesus sampai dengan 3 (tiga) kali. Jikalau mungkin biarlah penyiksaan dan penyaliban itu tidak jadi dijalaninya saja, karena tentu sangat berat dan sakit menjalaninya. Lantas apa yang terjadi ? Jadilah kehendak-Mu ! Penyiksaan dan penyaliban itu harus dijalani oleh Yesus. Jika jalan salib itu tidak dilalui, maka tidak akan ada penyelamatan manusia akan dosa-dosanya, tidak ada pendamaian antara manusia dengan Allah. Dengan kesediaan Yesus menjalani hal yang baru dalam hidup-Nya walaupun menyakitkan, maka umat manusia mendapatkan keselamatan dari segala dosanya dan pendamaian dengan Allah dalam hidupnya (Band. 2 Kor. 5 : 21, Roma 6 : 6, 10).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Sesungguhnya setiap hari dalam hidup kita adalah sesuatu yang baru (Ratapan 3 : 22-23). Apa yang kita alami hari ini berbeda dengan hari kemarin, tugas hari ini juga berbeda dengan hari kemarin. Apa yang kita rencanakan belum tentu dapat terlaksana dengan baik. Disitulah akhirnya muncul ketegangan dan pengharapan dalam hidup kita, tetapi semua itu hanya kita sendiri yang bisa menyelesaikannya dengan bersandar kepada Tuhan. </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gkjwsby.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gkjwsby.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gkjwsby.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gkjwsby.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gkjwsby.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gkjwsby.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gkjwsby.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gkjwsby.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gkjwsby.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gkjwsby.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gkjwsby.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gkjwsby.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gkjwsby.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gkjwsby.wordpress.com/386/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkjwsby.wordpress.com&amp;blog=5599810&amp;post=386&amp;subd=gkjwsby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/04/10/berbuat-untuk-perubahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c250e98b2abe05584031aeff048528c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">Nughy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>NAPAK TILAS</title>
		<link>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/04/10/napak-tilas/</link>
		<comments>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/04/10/napak-tilas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2009 18:30:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eko Ashari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gkjwsby.wordpress.com/?p=383</guid>
		<description><![CDATA[Waosan : 1 Petrus 2 : 17 – 25 (Nats. Ayat 21) Jalaran iya tumrap kang mangkono iku anggonmu katimbalan, marga Gusti Yesus Kristus iya wis nandang sangsara kanggo kowe sarta wis nilar tuladha marang kowe, supaya kowe uga tumindak kaya Panjenengane. (Pnt. Sis Bambang, Ketua Blok XI) Saben tiyang gesang tamtu nggadahi pangajeng-ajeng ingkang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkjwsby.wordpress.com&amp;blog=5599810&amp;post=383&amp;subd=gkjwsby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="font-size:11pt;"><a href="http://alkitab.otak.info/index.php?hal=lihatPasal&amp;injil=60&amp;pasal=2&amp;ayat=17#17" target="_blank">Waosan : 1 Petrus 2 : 17 – 25</a> (<a href="http://alkitab.otak.info/index.php?hal=lihatPasal&amp;injil=60&amp;pasal=2&amp;ayat=21#21" target="_blank">Nats. Ayat 21</a>)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><em><span style="font-size:11pt;" lang="SV">Jalaran iya tumrap kang mangkono iku anggonmu katimbalan, marga Gusti Yesus Kristus iya wis nandang sangsara kanggo kowe sarta wis nilar tuladha marang kowe, supaya kowe uga tumindak kaya Panjenengane</span></em><span style="font-size:11pt;" lang="SV">.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;color:black;">(Pnt. Sis Bambang, Ketua Blok XI)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Saben tiyang gesang tamtu nggadahi pangajeng-ajeng ingkang saé lan mulya. Awitdéné gegayuhan punapa kémawon sadaya saged kelampahan manawi kinanthènan pambudidaya tuwin katemenan ingkang saèstu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Mliginipun tumrap para tiyang pitados kagunganipun Gusti, mboten badhé kasupèn inggih kedah pasrah ing pandonga wonten astanipun Gusti piyambak. Pancèn punika satunggiling tumindak ingkang leres, sanadyan ta kedah ngalami sadhengah prakawis ingkang awrat tuwin rekaos. Saèstu kasinggihan makaten, bilih sadaya pangangkah saha gegayuhan punapa kemawon tamtu kinanthènan pangorbanan warni-warni. Kadosdéné ingkang dipun lampahi piyambak déning Gusti Yesus, anggènipun rawuh ing jagad, tansah paring tuladha ingkang kawujudaken ing sadhèngah peladosanipun. Pakaryanipun kanthi katresnan ingkang nyata, tanpa mirsani rupi utawi kawontenanipun tiyang. Sawetahing gesang namung kakorbanaken tumrap manungsa ingkang dipun tresnani.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"><span id="more-383"></span>Makaten ugi tumrap tiyang sepuh ingkang wicaksana, tamtu badhé ngutamekaken piwucal ingkang saé, liripun mboten namung lumantar pitembungan kemawon dhumateng para putranipun, ananging ugi paring tuladha utawi conto ingkang saé lan leres. Awitdéné lumantar tuladha utawi conto punika tamtu badhé gampil dipun leksanani wonten ing sadhengah prakawis. Semanten ugi wonten ing satengahing gesang bebrayan, pancèn mboten gampil, saé wonten ing satengahing kulawarga, punapa dene wonten ing satengahing masyarakat. Ananging manawi kita tansah purun napak tilas padanipun Gusti Yésus, sedaya tamtu badhé kadumugèn, punapa kémawon ingkang kita sedya. Kosokwangsulipun, manawi kita namung gumantung dhateng pambudidaya tuwin kekiyatan kita piyambak, kita malah badhé kacuwan ing wusananipun. Awit kita ugi sami ngrumaosi, bilih kekiyatan kita sarwi winates.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Kadosdéné pangandikanipun Gusti wonten ing Kitab Wulang Bebasan (Ind. Amsal) 3 : 5, ingkang mekaten pratélanipun : <strong>Kumandela marang Pangéran Yehuwah klawan gumolonging atimu, lan aja suméndhé marang pangertènmu dhéwé</strong> (=Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri). Mekaten ugi anggèn kita sami katimbalan ngayahi kuwajiban gesang, saya malih ugi anggèn kita sami katimbalan ngayahi kuwajibaning gesang, saya malih sami tumut lelados ing satengahing Pasamuwan, kadospundi sageda pinanggih leres tuwin sembada, sanadyan awrat tuwin rekaos. Mila sumangga kita sami lumampah sesarengan kanthi napak tilas padanipun GustiYésus, inggih punika kanthi : Kasetyan, kesabaran, katresnan, pangorbanan, tanggel jawab miwah pasrah suméndhé ing karsanipun Gusti.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Ing wasana, panyuwun kita sami, mugi kasagedna nglampahi pakaryan ingkang sampun kaparingaken dhumateng kita, cundhuk kaliyan ganjaran ingkang sampun kita tampi saking Gusti. Binerkahan anggén kita sami lelados, Amin </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gkjwsby.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gkjwsby.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gkjwsby.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gkjwsby.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gkjwsby.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gkjwsby.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gkjwsby.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gkjwsby.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gkjwsby.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gkjwsby.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gkjwsby.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gkjwsby.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gkjwsby.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gkjwsby.wordpress.com/383/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkjwsby.wordpress.com&amp;blog=5599810&amp;post=383&amp;subd=gkjwsby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/04/10/napak-tilas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c250e98b2abe05584031aeff048528c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">Nughy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jadikanlah Rencana Sebagai Kehendak-Nya</title>
		<link>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/04/10/jadikanlah-rencana-sebagai-kehendak-nya/</link>
		<comments>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/04/10/jadikanlah-rencana-sebagai-kehendak-nya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2009 18:04:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eko Ashari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gkjwsby.wordpress.com/?p=377</guid>
		<description><![CDATA[Bacaan : Yeremia 42 : 5-6 (Oleh : P. Danoes, Anggota KP, Kesaksian, edited) Manusia boleh merencanakan, tetapi Tuhan-lah yang menentukan (band. Yesaya 55 : 8, For my thoughts are not your thoughts, neither are your ways my ways, saith the Lord – King James Version). Sesungguhnya dalam kacamata Tuhan, rencana manusia vs rencana Tuhan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkjwsby.wordpress.com&amp;blog=5599810&amp;post=377&amp;subd=gkjwsby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><a href="http://alkitab.otak.info/index.php?hal=lihatPasal&amp;injil=24&amp;pasal=42&amp;ayat=5#5" target="_blank"><strong>Bacaan : Yeremia 42 : 5-6</strong></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><strong>(Oleh : P. Danoes, Anggota KP, Kesaksian, edited)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Manusia boleh merencanakan, tetapi Tuhan-lah yang menentukan (band. Yesaya 55 : 8, For my thoughts are not your thoughts, neither are your ways my ways, saith the Lord – King James Version). Sesungguhnya dalam kacamata Tuhan, rencana manusia vs rencana Tuhan, sama jauhnya dengan jarak antara Ujung Barat dan Ujung Timur Bumi ini. Namun, mengingat dunia ini bulat, bisa jadi bagi orang percaya jarak itu bisa jadi justru merupakan titik temu secara rohani antara manusia dengan Tuhan. Bukankah tiada yang mustahil di hadapan Tuhan ?</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-377"></span><span style="text-decoration:underline;">Contoh soal</span>, ketika kita sedang menghadapi suatu masalah yang pelik. Tidak jarang pikiran kita memunculkan keniscayaan / kemustahilan logika, dengan menyatakan : <strong>Semua jalan sudah tertutup, Nasi sudah menjadi bubur, atau semua sudah terlambat !</strong> Sebaliknya berdasar iman, dalam Ibrani 6 : 18-20 dikataka bahwa : <em>supaya oleh dua kenyataan yang tidak berubah-ubah, tentang mana Allah tidak mungkin berdusta, kita yang mencari perlindungan, beroleh dorongan yang kuat untuk menjangkau pengharapan yang terletak di depan kita. Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir, di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya</em>. Dengan demikian, jelaslah bahwa apa yang dipikirkan oleh manusia sesungguhnya tidak selalu seperti apa yang Allah pikirkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana agar rencana kita sesuai dengan rencana-Nya ?</p>
<ul>
<li> Siap sedia untuk menderita. Sebagaimana Kristus telah menderita dan mati di Kayu salib, maka sebagai orang Kristen ketika kita mengemban amanat agung-Nya untuk memberitakan injil dan Kristus, kita harus siap menderita (band. Filipi 3 : 10-11). Hal ini bukan berarti kita sengaja mencari-cari penderitaan, melainkan sebagaimana Kristus telah ditolak oleh dunia dan dunia tidak mengenalnya, maka jika kita ingin mendapatkan mahkota kesempurnaan dari Tuhan kita wajib untuk berlatih/ berperang secara rohani (band. Efesus 6 : 11-12) atau berlatih keras seperti seorang atlit olimpiade guna mendapatkan medali emas ( band. 2 Tim. 2 : 5).</li>
<li>Bertekun dan Setia, sebagaimana kesetiaan Kristus kepada Allah yang telah mengutus-Nya. Jika Yesus rela mengosongkan diri-Nya, merendahkan diri dan mengambil rupa seorang manusia, rela menderita dan taat sampai mati di kayu salib, tentu kita sebagai umat tebusan-Nya juga harus rela menderita dan setia kepada-Nya sampai mati sekalipun. Untuk menjadi umat pilihan-Nya atau mendatangkan Kerajaan Allah di Bui memang tidak mudah, namun bila kita setia, bertekun dan tahan uji, niscaya Tuhan akan memampukan kita untuk menghadapi berbagai tantangan hidup (band. Yakobus 1 : 2, 1 : 12, 1 Kor. 10 : 13).</li>
<li>Berserah dan Tunduk secara Total kepada Tuhan. Hanya dengan penyerahan diri/ketundukan secara total maka berarti kita telah menyerahkan segala keinginan-keinginan kita kepada kehendak dan kedaulatan-Nya. Dengan demikian, dalam hidup ini yang kita cari/hadirkan adalah Kerajaan Allah, dan selanjutnya „segala sesuatu yang kita butuhkan“ akan dicukupi oleh Allah sendiri (band. Matius 6 : 33). Contoh Kasus, Ibrani 5 : 17 a,<em> Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujan pun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. </em></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kerinduan seperti apakah yang Tuhan kehendaki dalam hidup kita ?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam berbagai kesempatan, Tuhan sangat merindukan kita untuk PULANG ke rumah-Nya dan senantiasa memiliki hubungan yang erat dengan-Nya. Seperti, seorang Bapa yang merindukan kepulangan anak-Nya yang hilang (band. Lukas 15 : 22-24), juga ibarat Pokok anggur dengan ranting-rantingnya (band. Yoh. 15 : 4-5). Ia tidak menghendaki kita hidup hanya mementingkan diri sendiri (egoistis) dan hanya bisa berbicara tetapi tidak dapat melakukannya, seperti orang-orang Farisi (band. Lukas 11 : 39, Matius 23 : 3). Ingatlah bahwa Tuhan tidak memandang rupa, keelokan paras dan keperkasaan tubuh kita, melainkan Ia lebih melihat kesalehan hati kita (band. 1 Samuel 16 : 7). Sebab hanya dengan hati yang tulus maka akan memampukan kita menuntun jiwa-jiwa kepada injil keselamatan (band. Filipi 1 : 12, 26) dan kehidupan yang penuh damai sejahtera (band. Roma 8 : 5).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Bagaimana cara menetapkan rencana agar sesuai dengan kehendak-Nya ? </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ingatlah bahwa Rasul paulus pernah berkata bahwa barangsiapa tunduk kepada daging, ia akan dikendalikan oleh kehendak daging, yakni mengejar tujuan-tujuan hidup yang hanya memuaskan daging, sedangkan barangsiapa yang tunduk kepada kehendak Roh maka ia akan mencari perkara-perkara yang di atas atau dikendalikan oleh Roh Kudus (band. Kolose 3 : 2). Sebab itu bila kita ingin agar rencana kita sesuai dengan rencana-Nya, maka marilah kita menetapkan pikiran kita dengan : <span style="text-decoration:underline;">berpusat pada Kristus, firman-firman-Nya, kehendak-Nya, rencana dan tujuan-Nya</span>.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan hanya memusatkan diri kepada kehendak rohani, niscaya segala hal yang merupakan tipu daya Iblis : sikap egois, individualis, rasa takut, kuatir, tidak percaya, atau berbagai pencobaan /permasalahan hidup, cepat atau lambat dapat kita halau dengan baik. Jika Tuhan menawarkan hidup di bumi seperti di surga, bagaimana respons kita ?</p>
<p style="text-align:justify;">Bila kita mampu menghadirkan kerajaan Allah di dunia ini, niscaya apa yang menjadi rancangan-Nya akan diimplementasikan dalam setiap rencana kita. Ketika kita mentaati Tuhan maka <em>Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.&#8221; (Markus 16 : 17-18). Demikian pula dengan, doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni</em> (Yakobus 5 : 15).</p>
<p style="text-align:justify;">Pada akhirnya, pertanyaan pentingnya adalah : Sudahkah kita memiliki/ memenuhi berbagai kriteria yang disyaratkan oleh Tuhan sebagaimana tersebut di atas ?  Jika belum, marilah selagi kita masih diberi kesempatan untuk hidup di dunia ini, marilah kita taati firman dan hidup tinggal bersama-Nya, niscaya dalam setiap hidup kita akan mengalami rencana-rencana-Nya yang penuh dengan berbagai mujizat yang nyata, Amin.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gkjwsby.wordpress.com/377/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gkjwsby.wordpress.com/377/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gkjwsby.wordpress.com/377/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gkjwsby.wordpress.com/377/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gkjwsby.wordpress.com/377/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gkjwsby.wordpress.com/377/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gkjwsby.wordpress.com/377/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gkjwsby.wordpress.com/377/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gkjwsby.wordpress.com/377/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gkjwsby.wordpress.com/377/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gkjwsby.wordpress.com/377/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gkjwsby.wordpress.com/377/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gkjwsby.wordpress.com/377/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gkjwsby.wordpress.com/377/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkjwsby.wordpress.com&amp;blog=5599810&amp;post=377&amp;subd=gkjwsby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/04/10/jadikanlah-rencana-sebagai-kehendak-nya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c250e98b2abe05584031aeff048528c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">Nughy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Melayani Tuhan dengan Karunia berdoa</title>
		<link>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/02/21/melayani-tuhan-dengan-karunia-berdoa/</link>
		<comments>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/02/21/melayani-tuhan-dengan-karunia-berdoa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 17:23:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eko Ashari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gkjwsby.wordpress.com/?p=338</guid>
		<description><![CDATA[Bacaan : Lukas 2 : 36-37 (Oleh : Pnt. Indradi, Kabid V Penatalayanan) Ilustrasi Hari itu adalah hari Minggu. Dalam sebuah gereja tua, seorang Pendeta yang sangat disegani oleh karena kotbah-kotbahnya tengah memimpin sebuah kebaktian umum. Seperti biasanya, dengan berapi-api Pak Pendeta berusaha menyampaikan kebenaran firman Tuhan, sembari memotivasi warga Jemaat agar memahami firman yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkjwsby.wordpress.com&amp;blog=5599810&amp;post=338&amp;subd=gkjwsby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<address><a href="http://alkitab.otak.info/index.php?hal=lihatPasal&amp;injil=42&amp;pasal=2&amp;ayat=36#36" target="_blank">Bacaan : Lukas 2 : 36-37</a></address>
<address>(Oleh : <strong>Pnt. Indradi</strong>, Kabid V Penatalayanan)</address>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>Ilustrasi</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Hari itu adalah hari Minggu. Dalam sebuah gereja tua, seorang Pendeta yang sangat disegani oleh karena kotbah-kotbahnya tengah memimpin sebuah kebaktian umum. Seperti biasanya, dengan berapi-api Pak Pendeta berusaha menyampaikan kebenaran firman Tuhan, sembari memotivasi warga Jemaat agar memahami firman yang disampaikan dan mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hampir semua warga yang mendengarkan kupasan firman yang disampaikan tampak manggut-manggut tanda setuju dan memahami maksud kotbah yang disampaikan oleh Pak Pendeta.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-338"></span>Setelah kotbah usai, dilanjutkan dengan doa refleksi. Semua warga Jemaat terlihat menunduk dan khusyuk dalam sebuah refleksi mengenai inti pengajaran firman Tuhan yang baru disampaikan Vs bagaimanakah perilaku mereka sehari-hari, apakah selama ini sudah sesuai atau belum. Dalam keheningan doa tersebut, tiba-tiba Pak Pendeta melihat sesosok cahaya putih yang menyilaukan berjalan masuk dari pintu depan gereja menuju ke arahnya. Ternyata&#8230;cahaya putih tersebut tidak lain adalah malaikat Tuhan yang di tangannya sedang memegang sebuah mahkota yang indah sekali. Dengan jantung deg-degan, Pak Pendeta sontak berpikir, &#8220;Ehm&#8230;ternyata Tuhan sungguh mengasihiku. Kini Dia mengirimkan sebuah mahkota kehidupan untukku&#8230;oh, puji Tuhan ternyata jerih lelahku selama ini tidak sia-sia. Bukankah gereja ini berkembang pesat juga karenaku ?.&#8221;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dengan hati meluap dan sesak, sambil menunggu Malaikat menghampirinya, Pak Pendeta tadi pura-pura tidak tahu akan kehadiran Malaikat Tuhan ini. Ia terus melanjutkan doanya. Setelah beberapa saat menunggu tetapi malaikat Tuhan tak kunjung memberikan mahkota kepadanya, dengan hati penasaran Pak Pendeta mencoba membuka matanya untuk melihat sudah sampai di manakah Malaikat tadi. Betapa terkejutnya Pak Pendeta mendapati kenyataan bahwa Malaikat Tuhan itu ternyata sudah melewatinya, dan berjalan kembali berkeliling ke semua warga Jemaat. Dengan sedikit kesal, Pak Pendeta berkata dalam hatinya, &#8220;Lho&#8230;kok dia tidak segera memberikan mahkota tersebut kepadaku ?!.“</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Setelah terpaku oleh suasana yang begitu menegangkan, akhirnya Pak Pendeta mendapati kenyataan yang tak diduga sebelumnya. Ternyata malaikat Tuhan tersebut memberikan mahkotanya kepada seorang wanita tua yang duduk di deretan bangku paling belakang. Dengan gusar, kemudian Pak Pendeta protes kepada Tuhan dalam hatinya, &#8220;Tuhan, malaikat yang Kauutus ini ternyata salah menempatkan mahkota !!!“. Kemudian Tuhan menjawab,“Tidak anak-Ku. mahkota itu memang Aku perintahkan untuk dipakaikan kepadanya, sebab setiap hari ia selalu berdoa dengan sungguh-sungguh untuk jiwa-jiwa yang terhilang. Hatinya diliputi oleh belas kasihan. Sedangkan engkau ?! &#8230;Engkau lebih disibukkan oleh hobimu dan berkotbah dengan baik karena tugasmu saja. Bukankah kamu lebih memilih mendapatkan pujian karena kehebatan kotbah-kotbahmu ketimbang menangisi jiwa-jiwa yang sedang berada dalam kegelapan ? Dan ketahuilah, sebenarnya gereja ini tumbuh dan berkembang bukan karena kehebatan kotbah-kotbahmu, tetapi karena doa wanita tua ini..“.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><!--[if gte vml 1]&gt;&lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:relative;z-index:1;"><span style="position:absolute;left:-1px;top:-15px;width:98px;height:2px;"><img src="/DOCUME~1/USER/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="" width="98" height="2" /></span></span><!--[endif]-->Ilustrasi ini menggambarkan pula tentang kehidupan Hana, seorang nabi perempuan, anak Fanuel dari suku Asyer. Ia sudah sangat lanjut umurnya. Sesudah kawin ia hidup tujuh tahun lamanya bersama suaminya, dan sekarang ia janda dan berumur delapan puluh empat tahun. Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa. Dalam kisah ini, kita boleh belajar tentang bagaimana Tuhan sangat menghargai doa-doa yang kita panjatkan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ketika usia kita menjadi tua, ketika tenaga kita berkurang dan tulang-tulang kita menjadi rapuh, sering kita merasa bahwa kita ini sudah tidak mungkin melayani Tuhan dan menjadi orang yang tidak berguna. Kemudian kita berpikir : Menjadi guru sekolah minggu tidak bisa; ikut pelayanan penginjilan, encok dan rematikku sering kumat; menjadi anggota paduan suara Jemaat, sering diomeli karena suara yang sudah sumbang; berjalan kaki agak jauh, kaki terasa ngilu dan hampir copot; lantas&#8230;bagaimana aku dapat melayani Tuhan ?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Melalui ilustrasi ini, kita boleh belajar bahwa kita masih bisa melayaniNya yakni dengan : BERDOA DAN BERPUASA ! Sebagaimana Hana yang siang-malam selalu berdoa dan berpuasa, memohon belas kasihan Tuhan akan banyaknya jiwa-jiwa yang terhilang, agar Tuhan mengembalikannya untuk bersama-sama memuji dan memuliakan-Nya di dalam gereja !</p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Akhirnya, selagi kita masih diberi kesempatan hidup oleh Tuhan, marilah kita mempergunakannya untuk berdoa dan berpuasa. Ingatlah bahwa, saat ini dan ke depan tantangan dunia ini semakin dahsyat, dan hal ini tidak dapat kita hadapi dengan kekuatan apapun, kecuali hanya berserah dan memohon penyertaan-Nya dengan senantiasa berdoa, Amin. </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gkjwsby.wordpress.com/338/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gkjwsby.wordpress.com/338/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gkjwsby.wordpress.com/338/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gkjwsby.wordpress.com/338/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gkjwsby.wordpress.com/338/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gkjwsby.wordpress.com/338/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gkjwsby.wordpress.com/338/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gkjwsby.wordpress.com/338/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gkjwsby.wordpress.com/338/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gkjwsby.wordpress.com/338/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gkjwsby.wordpress.com/338/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gkjwsby.wordpress.com/338/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gkjwsby.wordpress.com/338/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gkjwsby.wordpress.com/338/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkjwsby.wordpress.com&amp;blog=5599810&amp;post=338&amp;subd=gkjwsby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/02/21/melayani-tuhan-dengan-karunia-berdoa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c250e98b2abe05584031aeff048528c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">Nughy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apakah yang membuat Alkitab begitu istimewa?</title>
		<link>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/02/10/apakah-yang-membuat-alkitab-begitu-istimewa/</link>
		<comments>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/02/10/apakah-yang-membuat-alkitab-begitu-istimewa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 16:39:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eko Ashari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gkjwsby.wordpress.com/?p=318</guid>
		<description><![CDATA[Bacaan : 2 Timotius 3 : 15-16 Oleh : AM. Nilosoewarno, warga Blok VI/Klp. 1, edited . Mengapa umat Kristen percaya dan mengajarkan “Alkitab saja”, sebagai firman Allah yang telah dinyatakan oleh-Nya ? Memang secara kinetis Alkitab ditulis oleh manusia, namun semuanya itu diperoleh melalui pewahyuan, pengilhaman dan dorongan Roh Kudus yang juga sebagai Allah, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkjwsby.wordpress.com&amp;blog=5599810&amp;post=318&amp;subd=gkjwsby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<address><a href="http://alkitab.otak.info/index.php?hal=lihatPasal&amp;injil=55&amp;pasal=3&amp;ayat=15#15" target="_blank">Bacaan : 2  Timotius 3 : 15-16</a></address>
<address><strong>Oleh : AM. Nilosoewarno, warga Blok VI/Klp. 1, edited</strong><br />
</address>
<p><span style="color:#ffffff;">.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Mengapa umat Kristen percaya dan mengajarkan “Alkitab saja”, sebagai firman Allah yang telah dinyatakan oleh-Nya ? Memang secara kinetis Alkitab ditulis oleh manusia, namun semuanya itu diperoleh melalui pewahyuan, pengilhaman dan dorongan Roh Kudus yang juga sebagai Allah, Sang Pengarang/Inspirator yang asli (Band. II Petrus 1 : 21). Dan hal ini juga pernah ditegaskan oleh Rasul Paulus akan proses penulisan Alkitab dan kemanfaatan untuk : untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran (II Tim. 3 : 16), serta sifat Alkitab yang dinyatakan oleh Petrus, “tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya.&#8221; Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.” (I Petrus 1 : 25).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-318"></span>Sebagai bukti bahwa Alkitab adalah firman Allah, di dalam Alkitab terdapat sekitar 2000 kali kalimat sebagai berikut, ”Berfirmanlah Tuhan kepada Musa…”. “Datanglah firman Tuhan kepada Yesus…”. “Allah berfirman”, dll. Lagi pula, Alkitab juga menegaskan bahwa di dalamnya tercatat firman dan perbuatan-perbuatan Allah. Dengan demikian Alkitab memandang dirinya sebagai firman Allah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Bagaimana dengan buku-buku lain yang di dalamnya juga banyak mengutip atau menyatakan hal yang serupa ? Memang klaim bahwa Buku lain juga memuat tentang firman Tuhan/Allah atau kuasa sejenis boleh-boleh dan sah-sah saja, namun perbedaannya adalah bahwa Alkitab dapat menunjukkan bukti-bukti yang tidak dapat disangkal sebagai firman Allah. Misalnya, Yoh. 1 : 1, 14, 3 : 16, 10 : 30, 14 : 6, dll.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Jika dijabarkan, mengapa Alkitab berbeda dengan buku lain yang sejenis, adalah sebagai berikut :</p>
<ol>
<li><strong>KESATUANNYA.</strong> Meskipun Alkitab ditulis oleh banyak orang dan dalan situasi, waktu dan tempat yang berbeda atau diantara para penulisnya tidak saling mengenal, namun sifat kesatuannya isi dan beritanya telah menampakkan tangan Yang Maha Kuasa. Alkitab ditulis dalam periode ± 1500 tahun oleh lebih dari 40 orang penulis yang berbeda, ada yang berlatar belakang militer (Yosua), Perdana Menteri (Daniel), Nelayan (Petrus), Juru minuman (Nehemia), Dokter (Lukas), dll. Adapun tempat penulisannya, juga ada yang di Padang Gurun (Musa), di Penjara (Paulus), Di Tempat Pembuangan/ P. Patmos (Yohanes), termasuk di benua (Afrika, Asia dan Eropa) dan bahasa yang berbeda (Ibrani, Arami dan Yunani).</li>
<li><strong>MENGURAIKAN BANYAK PERSOALAN KONTROVERSIAL.</strong> Meski banyak berisikan berbagai kejadian yang kontroversial, namun Alkitab tetap merupakan kesatuan yang utuh. Dari awal hingga akhir Alkitab, intisari Alkitab hanya menguraikan tentang satu berita pokok yakni Rencana dan karya penyelamatan Allah bagi manusia, yakni melalui Yesus Kristus (Yoh. 3 : 16, 14 : 6, II Kor. 5 : 21, Ibrani 10 : 10, 14, dll). Yesus sendiri pernah memberi kesaksian bahwa Dialah tema dari seluruh Alkitab (baca : Yohanes 5 : 39, 46, 47). Yesus juga pernah menjelaskan bahwa, apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi (Lukas 24 : 27, 44).</li>
<li><strong>MERUPAKAN SEBUAH RANGKAIAN/PROSES.</strong> Terkait tema pokok tentang rencana dan karya penyelamatan Tuhan atas manusia (= dosa-dosa manusia yang menghasilkan maut/kebinasaan dirinya), maka Perjanjian Lama lebih meruakan persiapan (Yesaya 40 : 3), Keempat Injil (Matius, Markus, Lukas dan Yohanes) merupakan perwujudan, Kisah Para Rasul merupakan penyebaran berita-Nya dan kesaksian karya penyertaan-Nya (Roh Kudus) dan Kitab Wahyu merupakan penggenapan karyaNya di waktu yang akan datang (Wahyu 1 : 27, eskatologi). Yang semuanya itu menceriterakan Sang Aktor yang Agung, yaitu Tuhan Yesus.</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Untuk lebih menjelaskan hubungan antara Kitab yang satu dengan yang lainnya, yang merupakan kesatuan yang saling melengkapi, Dr. W.F. Albright, menyatakan sebagai berikut, “Penulis-penulis Perjanjian Baru, Alkitab Ibrani (berbahasa Ibrani, Perjanjian Lama-red) merupakan kitab suci dan mereka adalah ahli waris langsung dari nabi-nabi. Maka tidak mungkin kita mengerti Perjanjian Baru tanpa menyadari bahwa tujuannya adalah melengkapi serta menjelaskan Perjanjian Lama.Usaha apapun untuk kembali ke sumber-sumber agama Kristen tanpa menerima seluruh Alkitab sebagai pembimbing kita, pasti mengalami kegagalan.”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sebagai eksperimen tentang adanya pengilhaman dan kesatuan penulisan Alkitab ini, Dr. W.F. Albright memberi rujukan sebagai berikut : Carilah sepuluh orang di sekitar anda, yang memiliki latar belakanng yang sama (pendidikan, bahasa, etnis, kebudayaan, dll). Kemudian pisahkanlah mereka dan mintalah mereka untuk menuliskan pandangan mereka mengenai sebuah persoalan yang sama dan kontroversial, misalnya tentang kebijakan Walikota Surabaya terhadap Penggusuran Pedagang Kaki Lima (PKL). Setelah itu, kumpulkanlah dan bandingkanlah hasil pandangan kesepuluh orang tersebut. Apakah mereka memperoleh kesimpulan yang sama ?! Tentu saja tidak ! Selanjutnya bandingkanlah dengan Alkitab yang ditulis oleh 40 orang yang berbeda (bahasa, zaman, benua, budaya, dll) dalam periode 1500 tahun, namun hasilnya merupakan kesatuan yang tak terbantahkan mengenai Rencana dan Karya Penyelamatan Tuhan atas manusia. Bukankah kenyataan ini menjadikan Alkitab sebagai buah karya, yang sangat mengagumkan ?!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kesaksian gereja mula-mula, kesaksian sejarah dan arkeologi (penemuan bukti-bukti sejarah mengenai Alkitab), dan betapa Alkitab telah mengubah kehidupan banyak orang selama berabad-abad, membuktikan bahwa Alkitab memang merupakan Buku yang istimewa dan diwahyukan oleh Allah sendiri. Bahkan, berdasar hasil penelitiannya, seorang Arkeolog menyimpulkan bahwa, “Isi Alkitab jauh melampaui semua kepustakaan agama yang ditulis sebelumnya, dan lebih mengesankan dari semua kepustakaan yang ditulis sesudahnya dalam kesederhanaan beritanya yang nampak langsung, serta ke-universalan (yang berlaku umum) himbauannya kepada orang-orang di segala tempat dan di sepanjang waktu.”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Inilah barangkali yang selama ini dan perlu kita pergumulkan bersama tentang mengapa Alkitab merupakan buku yang sangat istimewa dan rujukan utama atas hidup dan harapan hidup kita sebagai orang Kristen. Sebab itu, jika sebagian kita ada yang belum memiliki dan membiasakan diri membaca Alkitab, mulai sekarang miliki dan bacalah, niscaya kehidupan anda akan diubahkan. Kehidupan anda akan mengalami berbagai pencerahan dan keajaiban, sebab membaca Alkitab berarti anda setiap hari bergaul dan hidup bersama Allah, Amin</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gkjwsby.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gkjwsby.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gkjwsby.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gkjwsby.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gkjwsby.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gkjwsby.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gkjwsby.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gkjwsby.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gkjwsby.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gkjwsby.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gkjwsby.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gkjwsby.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gkjwsby.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gkjwsby.wordpress.com/318/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkjwsby.wordpress.com&amp;blog=5599810&amp;post=318&amp;subd=gkjwsby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/02/10/apakah-yang-membuat-alkitab-begitu-istimewa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c250e98b2abe05584031aeff048528c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">Nughy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sekali Pendeta tetap Pendeta!</title>
		<link>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/02/10/sekali-pendeta-tetap-pendeta/</link>
		<comments>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/02/10/sekali-pendeta-tetap-pendeta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 16:30:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eko Ashari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gkjwsby.wordpress.com/?p=321</guid>
		<description><![CDATA[Idiih…kayak zaman perjuangan aja…, tapi memang inilah yang kini sedang diperjuangkan oleh Vikar Lantikaningrum Purbasari, S.Si atau biasa dipanggil TIKA, yang kini tengah menjalankan Masa Vikariatnya yang ke-2 di GKJW Jemaat Surabaya yang kita cintai ini. Selanjutnya, agar perkenalan kita dengan “Calon Pendeta Perempuan GKJW” ini, terkesan lebih akrab maka cerita selanjutnya akan kami sajikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkjwsby.wordpress.com&amp;blog=5599810&amp;post=321&amp;subd=gkjwsby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<address> </address>
<address>Idiih…kayak zaman perjuangan aja…, tapi memang inilah yang kini sedang diperjuangkan oleh <strong>Vikar Lantikaningrum Purbasari, S.Si</strong> atau biasa dipanggil TIKA, yang kini tengah menjalankan Masa Vikariatnya yang ke-2 di GKJW Jemaat Surabaya yang kita cintai ini. Selanjutnya, agar perkenalan kita dengan “Calon Pendeta Perempuan GKJW” ini, terkesan lebih akrab maka cerita selanjutnya akan kami sajikan dalam gaya bahasa Aku (Vikar Lantikaningrum-red). Selamat membaca……</address>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-321"></span><img src="/DOCUME%7E1/USER/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" />Sejak aku terlahir dari rahim Ibu Dwi Wahyuningtyas, 23 tahun lalu, sebagai <a href="http://gkjwsby.files.wordpress.com/2009/02/tika1.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-326" title="tika1" src="http://gkjwsby.files.wordpress.com/2009/02/tika1.jpg?w=72&#038;h=96" alt="tika1" width="72" height="96" /></a>sulung dari 2 bersaudara aku memang banyak mendapatkan limpahan kasih sayang keluargaku. Ayahku, Suntiarno, adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) sehingga untuk ukuran warga Desa Peniwen, Kromengan, Malang tergolong berkecukupan. Sebagai Keluarga Kecil Kristiani yang terdiri dari Ayah, Ibu dan 2 anak, Keluargaku termasuk yang beruntung. Sebab selain dapat memenuhi program Keluarga Berencana (KB) yang pernah dicanangkan oleh Pemerintah Orde Baru, adikku satu-satunya, Wahyu Prakosa adalah laki-laki.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ketika usiaku menginjak 4 tahun, aku sudah disekolahkan di Taman Kanak-kanak (TK) YBPK Peniwen 01. Maklum, meski usiaku baru 4 tahun namun saat itu badanku sudah cukup besar, lincah dan sudah bisa menyanyikan beberapa lagu. Alhasil, jika biasanya anak-anak sebayaku harus menjalani pendidikan di TK selama 2 (dua) tahun, aku hanya butuh waktu 1 (satu) tahun, dan kemudian diperbolehkan memasuki bangku SDN Peniwen 01.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Meskipun aku sekolah di SD Negeri, namun pergaulanku sehari-hari kental dengan nuansa kekristenan, sehingga dasar-dasar pengajaran Kristen kokoh mempengaruhi kehidupanku selanjutnya. Apalagi Desa Peniwen kan mayoritas penduduknya beragama Kristen.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Suatu hari ketika aku masih duduk di kelas 4 SD, dalam sebuah acara kebaktian di Gereja yang dilayani oleh Pdt. Ibu Yuli Mardiati, S.Th (Pdt. Sumber Pucung saat itu), apa yang dikotbahkan oleh Ibu pendeta tersebut sungguh mengusik kalbuku. Serta merta, hati kecilku mulai tumbuh benih-benih cita kalau besar kelak akupun juga ingin menjadi Pendeta. <em>“Sebagai seorang Pemimpin dan Gembala Jemaat perempuan, yang kala itu masih jarang, kayaknya merupakan posisi yang sangat menantang dan oleh karenanya patut diperjuangkan,”</em> itulah kata hatiku saat itu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Begitu pulang dari kebaktian dan menyampaikan cita-citaku untuk menjadi seorang pendeta (GKJW) kepada orang tuaku, ternyata ayahku sangat mendukung keputusanku tersebut. Dengan bijak, beliau menasihatiku agar giat belajar dan berprestasi guna meraih cita-citaku yang mulia ini. Oleh sebab itu, begitu aku lulus dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) 4 Kepanjen, dan Sekolah Menegah Atas (SMA) 1 Kepanjen, Malang, tak sabar aku segera mohon restu Ayah dan Ibuku untuk melanjutkan studi lanjut (kuliah) di Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta, dan mengambil Jurusan Theology.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Memang, sebagai gadis desa yang tumbuh ditengah-tengah budaya yang cenderung menomor satukan laki-laki (patriakaat), tentu gerak langkahku tidak selalu mulus. Namun dengan bermotokan, <strong>“Hidup bagai mendaki gunung, penuh perjuangan tapi tetap targetkan puncak”</strong>, dan berpegang pada ayat emas Filipi 4 : 13, <strong>“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku”</strong>, aku terus melaju, membekali diri dan siap memperjuangkan cita-citaku menjadi seorang pendeta perempuan di GKJW.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sebagai bentuk kecintaanku terhadap pelayanan, saat di Peniwen aku pernah beberapa tahun menjadi Pamong Anak dan Remaja (baca : Guru Sekolah Minggu). Sebab itu, di sela-sela kuliahku di UKDW, aku sudah tidak canggung lagi untuk melibatkan diri dalam pelayanan sekolah minggu di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Condong Catur dan GKJ Gondokusuman, yang dekat dengan kampusku. Untuk menjaga tubuhku agar tetap sehat dan penuh vitalitas, aku juga mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olah raga bela diri Tae Kwon Do.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Jika saat ini tubuhku “mekar” ke samping, barangkali ada hubungannya dengan kegemaranku makan bakso, serta hobiku berkutat dengan buku, novel, komik dan bacaan lainnya. &#8211; <em>Ketika masih kuliah dulu, badanku atletis dan langsing lho&#8230;hanya, setelah aku mulai jarang berolah raga dan mengurangi aktifitas fisik&#8230;ealah, kini badanku jadi langsung he..he</em> &#8211; .Ditambah lagi, waktu menjadi mahasiswa Pra Stage di GKJW Jemaat Pasuruan dan Stage di GKJW Jemaat banyuwangi, aku jarang sekali mengalami “kesulitan” yang mengharuskanku banyak olah fisik.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Setelah lima tahunan aku menjalani kuliah dan lulus dari UKDW, aku sudah tak sabar untuk segera terjun ke tengah-tengah Jemaat. Oleh karena jiwaku dan lingkungan hidupku sejak kecil (field of experience) sudah menyatu dengan budaya dan pola pelayanan di GKJW yang unik, sengaja aku tidak mendaftar untuk menjadi pendeta di Gereja lain. Begitu aku pulang kembali dengan <em>menggondhol</em> hasil pembelajaranku di UKDW yakni <span style="text-decoration:underline;">Gelar Sarjana Sains</span> (S.Si), aku segera mendaftarkan diri untuk menjadi calon Pendeta GKJW. <em>Bak gayung bersambut,</em> aku disambut dengan sukacita oleh Majelis Agung GKJW, yang kemudian menempatkanku untuk menjalani masa vikariatku yang pertama di GKJW Jemaat Tempurrejo, Lumajang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sebagai vikar yang terlahir dan dibesarkan di daerah pedesaan, selama 8 (delapan) bulan menjalani vikariat-ku di Desa Tempurrejo, hampir semua kegiatan pelayanan dapat aku lalui dengan baik. Apalagi suasana pedesaan yang hijau menghampar pas dengan warna hijau kesukaanku. Sebagai vikar perempuan, seperti pula istilah <span style="text-decoration:underline;">Ladies First </span>(mendahulukan kaum perempuan) dan <span style="text-decoration:underline;">Sex Appeal </span>(kaum perempuan secara alami lebih diperhatikan ketimbang kaum laki-laki), selama bersosialisasi di Jemaat Tempurrejo dan Jemaat Sekitar (Jemaat Argosari, Tempursari, dll), aku banyak mendapatkan tanggapan yang positip ketimbang yang negatip. Hampir semua warga desa siap membantu segala keperluanku, dan bersikap ramah. Konsekuensinya, waktu 8 bulan yang kujalani bersama mereka rasa-rasanya seperti 8 hari saja.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya masyarakat pedesaan yang masih kental dengan nuansa magis dan mistik, aku berusaha untuk mengkomunikasikan firman Tuhan secara kontekstual dan secara perlahan menggiring pemahaman mereka akan kebenaran firmanNya. Sedangkan terhadap berbagai masukan/kritik yang membangun, aku berusaha untuk memandang hal itu sebagai wujud perhatian dan kasih sayang mereka kepadaku. Dengan begitu, aku terus terpacu dan melaju menuju pemahaman yang holistik (menyeluruh) atas berbagai bentuk sikap, dan pola pikir masing-masing orang, yang semakin memperkaya wawasanku ke depan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sebagai calon pendeta perempuan yang akan melayani di tengah-tengah masyarakat yang berbudaya patriakaat, tentu aku harus bersikap <em>empan-papan</em> dan bijak, sebab dalam era emansipasi ini peran dan fungsi perempuan semakin terbuka. Apalagi budaya patriakaat biasanya hanya berkutat terkait masalah ekonomi dan kedudukan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Setelah selesai vikariatku yang pertama di GKJW Jemaat tempurrejo, dan mendengar kabar bahwa vikariatku yang kedua di GKJW Jemaat Surabaya, &#8211; <em>yang notabene merupakan Jemaat metropolis, warga Jemaatnya 3 kali lebih banyak, dan latar belakang Jemaatnya sangat bervariasi</em>-, jujur aku sedikit mengalami <span style="text-decoration:underline;">Culture Shock</span> (Kejutan akibat perbedaan budaya). Namun, begitu menginjakkan kaki di Jemaat ini tanggal 30 Januari lalu, ternyata apa yang aku kuatirkan tidak terjadi. Pdt. Sri Hadijanto, beserta anggota PHMJ dan karyawan, yang menyambut kami ternyata ramah-ramah. Harapanku, sebagaimana langkah kakiku yang pertama telah disambut oleh keramahan dan sajian yang begitu menggoda, aku juga berharap kalau kehadiranku di tengah-tengah Jemaat sekitar 6 (enam) bulan ke depan juga disambut hangat oleh warga Jemaat di sini<em>. “Aku akan berusaha memberi yang terbaik, memberi manfaat yang sebesar-besarnya dan berjuang demi semakin tumbuh-kembangnya pelayanan di sini&#8230;”</em>, demikianlah ikrar dan tekadku.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Oh ya.. hampir lupa ! Bagi warga Jemaat yang ingin menyapaku, dipersilakan Telp ke gereja (031-5023302) atau Telp/SMS di HP-ku No. 085259418439 atau berkunjung di Pondok Kasih Gereja, tempatku bermukim sekarang ini. Kiranya Tuhan menyertai kita semua, Amin (B-1).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gkjwsby.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gkjwsby.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gkjwsby.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gkjwsby.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gkjwsby.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gkjwsby.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gkjwsby.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gkjwsby.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gkjwsby.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gkjwsby.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gkjwsby.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gkjwsby.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gkjwsby.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gkjwsby.wordpress.com/321/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkjwsby.wordpress.com&amp;blog=5599810&amp;post=321&amp;subd=gkjwsby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/02/10/sekali-pendeta-tetap-pendeta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c250e98b2abe05584031aeff048528c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">Nughy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gkjwsby.files.wordpress.com/2009/02/tika1.jpg?w=72" medium="image">
			<media:title type="html">tika1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HALELUYAH</title>
		<link>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/02/04/haleluyah/</link>
		<comments>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/02/04/haleluyah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 16:01:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eko Ashari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gkjwsby.wordpress.com/?p=312</guid>
		<description><![CDATA[Kiriman Bpk. Praptowardoyo (Blok XI/7) Kata “haleluyah” biasanya orang menerjemahkan “puji TUHAN”. Rekan saya bercerita bahwa dirinya baru tahu tentang arti kata “haleluyah” itu, yaitu “puji TUHAN”. Alkitab terjemahan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) tahun 1974 yang dicetak ulang ke-61 setahun lalu, juga menerjemahkan ‘puji TUHAN”. Apa sebenarnya arti kata ini? Dalam tulisan aslinya, yaitu Ibrani, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkjwsby.wordpress.com&amp;blog=5599810&amp;post=312&amp;subd=gkjwsby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<address>Kiriman Bpk. Praptowardoyo (Blok XI/7)<br />
</address>
<p style="text-align:justify;">Kata “haleluyah” biasanya orang menerjemahkan “puji TUHAN”. Rekan saya bercerita bahwa dirinya baru tahu tentang arti kata “haleluyah” itu, yaitu “puji TUHAN”. Alkitab terjemahan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) tahun 1974 yang dicetak ulang ke-61 setahun lalu, juga menerjemahkan ‘puji TUHAN”. Apa sebenarnya arti kata ini?<br />
<span id="more-312"></span>Dalam tulisan aslinya, yaitu Ibrani, kata “haleluyah” terdiri dari dua kata: “halelu” dan “yah”. Kata “yah” menunjuk kepada YAHWEH atau TUHAN, nama diri Allah yang benar. Sedangkan kata “halelu” berasal dari akar kata yang terdiri dari dua huruf “he” dan “lamed”. Huruf “he” pada awalnya adalah gambar seorang laki-laki dengan tangan ke atas melihat ke arah suatu penglihatan yang menakjubkan.. Sedangkan huruf “lamed” pada mulanya gambar sebuah tongkat gembala. Tongkat dipakai sang gembala untuk menggerakkan kawanan binatang ke suatu arah. Dengan demikian penggabungan dua huruf “he” dan “lamed” itu berarti “melihat ke arah”.<br />
Apa maksudnya “melihat ke arah”? Orang-orang pada jaman kuno biasa melakukan perjalanan, sebagaimana orang-orang jaman sekarang. Pada masa sekarang ada kompas, tapi dahulu kompas belum ada. Pada masa lalu, mereka menggunakan bintang utara sebagai pemandu. Bintang tersebut terletak di atas kutub utara. Bintang itu berbeda dengan bintang yang lain. Bintang lain terus beredar karena rotasi bumi. Bintang utara terus berada di tempatnya dan menjadi titik pusat dari gerakan bintang-bintang yang lain. Karenanya, bintang itu bisa menjadi penentu arah bagi manusia.<br />
Dengan demikian apa arti kata “haleluyah”? Uraian di atas menjelaskan bahwa kata “yah” menunjuk Yahweh atau TUHAN, dan kata “halelu” berarti “melihat ke arah”. Jadi arti kata “haleluyah” berarti “melihat ke arah TUHAN”.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pengalaman Israel</strong><br />
Mazmur 106 mengisahkan TUHAN itu setia. Karena itu, mestinya, bangsa Israel selalu “melihat ke arah TUHAN” supaya mereka tidak berdosa. Ketika bangsa itu menghadapi laut Tiberau sementara pengejaran tentara Firaun telah dekat di belakang mereka, bangsa itu takut, lalu mereka berbuat dosa (Mz 106:6-7; bdk. Kel.14:10-12). Jika bangsa itu “melihat ke arah TUHAN”, maka mereka tidak perlu berbuat dosa, sekalipun mengalami krisis yang berat. Beruntunglah mereka memiliki sang pemimpin seperti Musa. Musa berbicara kepada mereka, supaya bangsa Israel melihat keselamatan dari TUHAN (ay 13).<br />
Jika bangsa itu “melihat ke arah TUHAN”, mestinya kasus-kasus berikut tidak perlu terjadi, seperti: napsu (ay 14), kecemburuan (ay 16-18), penyembahan kepada anak lembu emas (ay 19-20), menolak negeri yang dijanjikan Allah (ay 24), bersungut-sungut (ay 32-33), dan menajiskan diri dengan berhala-berhala (ay 19-20, 36-39).</p>
<p><strong>Implikasi</strong><br />
Kata “haleluyah” tidak jarang telah menjadi latah bagi anak-anak TUHAN. Di antara mereka setiap kali mengalami hal-hal yang baik baru bisa mengatakan “haleluyah”. Bagaimana ketika mereka mengalami hal-hal buruk dalam hidupnya? Apakah mereka bisa mengatakan “haleluyah”?<br />
Kupasan terhadap kata “haleluyah” di atas, membawa kita kepada suatu pengertian bahwa dalam menyikapi pengalaman yang baik maupun buruk harus bisa menyatakan sikap “haleluyah”. Sebab, sebagaimana arti yang terkandung dalam kata “haleluyah” itu, kita mestinya selalu “melihat ke arah TUHAN”. Yahweh atau TUHAN-lah yang mestinya menjadi penentu arah bagi manusia. Sebagaimana seseorang yang melakukan perjalanan membutuhkan “tahu arah” agar tidak tersesat, demikian juga orang dalam menjalani hidup harus “melihat ke arah TUHAN” agar tidak tersesat.</p>
<p>(Artikel ini ditulis oleh Hery Setyo Adi, yang dikembangkan dari artikel yang dimuat dalam Pelayanan via SMS dengan judul &#8220;Gali Kata Alkitab&#8221; edisi 2, Rabu 12 Maret 2008 dari nomor 0852********)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gkjwsby.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gkjwsby.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gkjwsby.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gkjwsby.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gkjwsby.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gkjwsby.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gkjwsby.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gkjwsby.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gkjwsby.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gkjwsby.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gkjwsby.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gkjwsby.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gkjwsby.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gkjwsby.wordpress.com/312/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkjwsby.wordpress.com&amp;blog=5599810&amp;post=312&amp;subd=gkjwsby&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gkjwsby.wordpress.com/2009/02/04/haleluyah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c250e98b2abe05584031aeff048528c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">Nughy</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
