Mengoptimalkan daya ingat

Daya ingat yang baik jelas diperlukan untuk menunjang aktivitas anda sehari-hari. Coba anda bayangkan, bagaimana aktivitas anda akan berjalan lancar jika anda selalu lupa apa yang harus anda kerjakan..? Maka, daya ingat yang tajam menjadi hal yang penting bagi kelancaran pekerjaan anda. Perlu anda ketahui, kemampuan daya ingat manusia umumnya terbagi ke dalam tiga tingkatan yaitu mengingat, merekam, dan mendapatkan kembali. Sekarang bagaimana caranya agar daya ingat anda bekerja secara optimal ?

Secara singkat di bawah ini akan diuraikan beberapa petunjuk praktis untuk meningkatkan kemampuan daya ingat anda seoptimal mungkin, yakni :

Fokuskanlah segenap perhatian terhadap hal-hal yang penting di dalam memori anda bila anda sedang beristirahat dan rileks. Kalau anda mencoba mengingat sesuatu pada saat anda sedang lelah, maka besar kemungkinan anda akan kecewa.

Rincilah menjadi beberapa unit dan sub kategori lebih kecil yang benar-benar dapat dilaksanakan sebelum mengingatnya. Untuk belajar menghafalkan nama-nama ibukota dari duapuluh negara, rincilah negara-negara itu menjadi lima kelompok yang masing-masing terdiri dari empat negara, atau enam kelompok yang terdiri dari tiga negara dari satu kelompok yang terdiri dari satu negara.

Catatlah hal-hal penting dalam aktivitas anda, kemudian camkan baik-baik. Menghafalkan sesuatu secara tertulis banyak membantu mengembalikan daya ingat anda.

Bagilah proses belajar dalam beberapa tahap waktu. Mulailah untuk setiap tahap baru dengan memeriksa apa yang telah Anda ingat sebelumnya agar hal-hal itu dapat terbentuk lebih kuat di dalam memori.

Kaitkanlah bahan yang sedang anda pelajari dengan berbagai ide, orang, simbol atau benda-benda lain yang sudah anda kenal dan sudah tertanam kuat di dalam memori. Misalnya, mungkin anda dapat mengenal secara garis besar bentuk peta negara Italia karenan bentuknya seperti sepatu lars.

Susunlah berbagai gagasan yang harus dipelajari di dalam suatu sistem rumusan atau kode untuk lebih mudah mengingatnya. Misalnya, para pengajar serta kalangan praktisi di bidang periklanan menggunakan suatu istilah AIDA yang artinya adalah ‘menumbuhkan Attention (perhatian), menciptakan Interest (minat), mendorong timbulnya Desire (keinginan) dan kemudian melakukan Action (tindakan). Contoh lainnya adalah cara belajar lima langkah yang disebut SQ3R yaitu Survey (penelitian), Question (pertanyaan), Read (membaca), Recite (mengulang-ulang) dan akhirnya Review (memeriksa).

Manfaatkan waktu-waktu luang, misalnya pada saat anda tengah menunggu bus, untuk mengingat-ingat sesuatu. Bawalah buku catatan kecil di dalam saku agar anda dapat merujuk kembali dengan lebih mudah dan cepat atau apa yang Anda ingat-ingat.

Nah, bagi anda yang memiliki masalah dengan daya ingat, petunjuk tadi mungkin bisa anda manfaatkan. Daya ingat yang baik akan sangat membantu kelancaran aktivitas anda lho. Anda pasti juga ingin punya daya ingat yang oke kan ?! (GCM/Astaga!, 2008*)

Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam Injilku. ( 2 Timotius 2 : 8 )