Berbuat untuk perubahan

Bacaan : Matius 26:36-46 (Nats ayat 39)

(oleh : Vik. Lantikaningrum Purbasari, S.Si)

Ada beberapa sikap yang sering muncul ketika harus menjalani sesuatu hal yang baru dalam hidup kita. Ada yang takut saat harus menjalani hal-hal yang baru (takut harus bagaimana melakukannya, takut apa yang akan terjadi nanti, dll). Tetapi ada juga yang senang menghadapi sesuatu yang baru, karena menganggap hal tersebut sebagai suatu tantangan dan akan menyenangkan jika berhasil menjalaninya. Beragam reaksi dan ekspresi yang kita tunjukkan saat menghadapi hal yang baru yang harus dijalani, apalagi jika hal tersebut berhubungan dengan orang lain sesuai hasil akhir yang hendak dicapai. Tentu hal ini juga akan menjadi tantangan tersendiri, khususnya terkait tanggung jawab dan beban moral.

Demikian pula yang dialami Yesus dalam bacaan kita ini. Sebagai Anak Allah yang diutus ke dunia, tentu Yesus sudah mengetahui tugasnya untuk menyelamatkan manusia, yaitu dengan cara disalibkan untuk menanggung dosa-dosa dunia dan mengalahkan kuasa maut. Akan tetapi, walaupun Yesus sudah sangat mengetahui tugas perutusan-Nya ke dunia, penyaliban itu (secara manusiawi sebagai hal baru yang akan dijalani-Nya) tentu merupakan tugas yang berat bagi-Nya. Untuk itu, Yesus menyiapkan diri (dan juga murid-murid-Nya) untuk benar-benar siap menghadapi tugas tersebut. Diawali pada minggu palma (1 minggu sebelum hari raya Paska) yaitu saat Yesus di elu-elukan di Yerusalem dan kemudian Yesus mengingatkan murid-murid-Nya secara intens akan penderitaan dan kesengsaraan yang akan dialami oleh Yesus. Agar murid-murid dapat benar-benar siap menghadapi masa kesengsaraan dan penyaliban yang akan dialami oleh Yesus.

Masa-masa yang paling menegangkan bagi Yesus adalah masa 12 jam sebelum penyaliban. Setelah merayakan Perjamuan Malam, ketegangan dalam diri Yesus dimulai di taman Getsemani. Saat Dia menyendiri mengambil waktu khusus untuk berdoa, muncullah sisi manusia Yesus yang merasa bimbang dan takut untuk menghadapi tugas-Nya tersebut. Dituliskan dalam ay. 38 “… Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. ….” bahkan dalam Lukas 22:44 dituliskan bahwa “Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah”. Bisa kita bayangkan betapa berat pergumulan yang harus dihadapi oleh Yesus, sebagai manusia ketika harus menjalani penyiksaan dan penyaliban. Tentu sungguh berat sekali, tetapi jika hal tersebut tidak dijalani-Nya maka akan sia-sialah tujuan-Nya datang ke dunia. Sampai akhirnya Yesus mengatakan dalam ay. 39 “.. Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki”. Doa itu diucapkan Yesus sampai dengan 3 (tiga) kali. Jikalau mungkin biarlah penyiksaan dan penyaliban itu tidak jadi dijalaninya saja, karena tentu sangat berat dan sakit menjalaninya. Lantas apa yang terjadi ? Jadilah kehendak-Mu ! Penyiksaan dan penyaliban itu harus dijalani oleh Yesus. Jika jalan salib itu tidak dilalui, maka tidak akan ada penyelamatan manusia akan dosa-dosanya, tidak ada pendamaian antara manusia dengan Allah. Dengan kesediaan Yesus menjalani hal yang baru dalam hidup-Nya walaupun menyakitkan, maka umat manusia mendapatkan keselamatan dari segala dosanya dan pendamaian dengan Allah dalam hidupnya (Band. 2 Kor. 5 : 21, Roma 6 : 6, 10).

Sesungguhnya setiap hari dalam hidup kita adalah sesuatu yang baru (Ratapan 3 : 22-23). Apa yang kita alami hari ini berbeda dengan hari kemarin, tugas hari ini juga berbeda dengan hari kemarin. Apa yang kita rencanakan belum tentu dapat terlaksana dengan baik. Disitulah akhirnya muncul ketegangan dan pengharapan dalam hidup kita, tetapi semua itu hanya kita sendiri yang bisa menyelesaikannya dengan bersandar kepada Tuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s